PERTEMUAN, KEBERSAMAAN DAN PERPISAHAN
Oleh Setia Ningsih
Pertemuan
Awal dari semua kebersamaan
Awal yang pantas terkenang
Kebersamaan
Proses panjang kita
Menemui suka dan duka
Canda dan tawa
Hingga tangis dan amarah
Kebersamaan
Jalinan kasih dan sayang
Ketulusan dan kesetiaan
Kesabaran dan pengertian
Yang menyatukan hati dan jiwa kita
Kebersamaan
Memberikan cerita untuk dunia
Sebuah cerita tentang sejuta mimpi
Yang pantas terukir hingga akhir nanti
Kebersamaan
Kebersamaan mengajarkan kita
Pentingnya tuk menjaganya
Andai ada yang ingin mengusiknya selain Tuhan
Kebersamaan
Kebersamaan ini kan berakhir nanti
Berakhir karena perpisahan yang memang harus terjadi
Perpisahan
Terlalu perih dirasakan
Terlalu sulit ditempuh
Terlalu berat dijalani
Perpisahan
Menyisakan berjuta derai air mata
Menyisakan sejuta pilu dihati
Yang tak bisa….
Melepaskan indahnya kebersamaan
Perpisahan membuat lupa segalanya
Lupa melihat lebih dekat
Sebuah kebersamaan harus berakhir karena perpisahan
Perpisahan
Sungguh patut disyukuri
Disana ada hari baru
Disana ada harapan baru
Disana ada mereka
Menunggu hadirnya kita
Kan menjadi pengisi hari kita
Bangkit dan tersenyumlah temanku
Bangkit dan tersenyumlah kawanku
Bangkit dan tersenyumlah sahabatku
Hadapilah hari barumu
Raga ini boleh terpisah
Raga ini boleh menjauh
Tapi…
Hati kita kan selalu satu
Dalam jalinan persaudaraan
Jalinan ukhuwah.
sumber : http://www.lokerseni.web.id/2013/01/puisi-persahabatan-update-januari-2013.html
Sabtu, 18 Juni 2016
Puisi SAHABAT HATI
SAHABAT HATI
Oleh Rizki
Dia ?
Iya dia
Dia sahabat hatiku
Dia yang selalu menemani
Disaat suka maupun duka
Disaat sedih ataupun senang
Dia yang begitu menghargai setiap ni'mat
Ni'mat yang telah Tuhan berikan kepadanya
Dia yang tak pernah lelah
Dia yang tak pernah menyerah
Dia yang selalu tabah
Dia yang selalu ceria
Walaupun sebenarnya bathinnya terluka
Aku menyesal
Mengapa aku tidak bisa menghargai ?
Menghargai setiap helaan nafas
Menghargai setiap detak jantung
Menghargai kasih sayang dia kepadaku
Andai waktu bisa kuputar kembali
Aku akan mengharagi itu
Aku tak akan menyia-nyiakan dia
Tapi, aku senang
Karena,.,,,
Disaat-saat terakhir dia pergi
Aku telah bisa menghargai itu
Andai dari dulu aku seperti ini
Mungkin aku tak akan menyesal begini
Tapi mengapa hanya sekejap ?
Mengapa dia pergi disaat aku benar-benar mencintainya ?
Sedih ?
Iya memang sedih
Tapi tak apa,
Ini yang terbaik
Kendati dia telah tiada
Tapi, rasa ini tetap miliknya
"Sahabat Hatiku"
sumber : http://www.lokerseni.web.id/2013/01/puisi-persahabatan-update-januari-2013.html
Oleh Rizki
Dia ?
Iya dia
Dia sahabat hatiku
Dia yang selalu menemani
Disaat suka maupun duka
Disaat sedih ataupun senang
Dia yang begitu menghargai setiap ni'mat
Ni'mat yang telah Tuhan berikan kepadanya
Dia yang tak pernah lelah
Dia yang tak pernah menyerah
Dia yang selalu tabah
Dia yang selalu ceria
Walaupun sebenarnya bathinnya terluka
Aku menyesal
Mengapa aku tidak bisa menghargai ?
Menghargai setiap helaan nafas
Menghargai setiap detak jantung
Menghargai kasih sayang dia kepadaku
Andai waktu bisa kuputar kembali
Aku akan mengharagi itu
Aku tak akan menyia-nyiakan dia
Tapi, aku senang
Karena,.,,,
Disaat-saat terakhir dia pergi
Aku telah bisa menghargai itu
Andai dari dulu aku seperti ini
Mungkin aku tak akan menyesal begini
Tapi mengapa hanya sekejap ?
Mengapa dia pergi disaat aku benar-benar mencintainya ?
Sedih ?
Iya memang sedih
Tapi tak apa,
Ini yang terbaik
Kendati dia telah tiada
Tapi, rasa ini tetap miliknya
"Sahabat Hatiku"
sumber : http://www.lokerseni.web.id/2013/01/puisi-persahabatan-update-januari-2013.html
Puisi BIARKAN BERLALU
BIARKAN BERLALU
Oleh Chaniandry
Kini semua telah sirna
Hanya tinggalah sebuah cerita
Tak ada lagi rasa cinta
Yang tercipta diantara kita
Kini kau telah berbeda
Saat kau buat aku terluka
Dengan caramu kau hancurkan semua
Mimpi-mimpi yang ku rangkai sempurna
Pergi saja dari hidupku
Jangan kembali bila tak mau
Ku tak ingin kau terpaksa
Tuk mencintai dan menyayangiku
Tinggalkanlah saja aku
Biarkanlah semua berlalu
Jangan kau sesali kepergianku
Bila kau rasakan kebahagiaan di hidupmu
Dimanakah hatimu
sadarkah kau sakiti aku
Dimanakah nuranimu
sadarkah kau membunuhku.
sumber : http://www.lokerseni.web.id/2013/01/puisi-persahabatan-update-januari-2013.html
Oleh Chaniandry
Kini semua telah sirna
Hanya tinggalah sebuah cerita
Tak ada lagi rasa cinta
Yang tercipta diantara kita
Kini kau telah berbeda
Saat kau buat aku terluka
Dengan caramu kau hancurkan semua
Mimpi-mimpi yang ku rangkai sempurna
Pergi saja dari hidupku
Jangan kembali bila tak mau
Ku tak ingin kau terpaksa
Tuk mencintai dan menyayangiku
Tinggalkanlah saja aku
Biarkanlah semua berlalu
Jangan kau sesali kepergianku
Bila kau rasakan kebahagiaan di hidupmu
Dimanakah hatimu
sadarkah kau sakiti aku
Dimanakah nuranimu
sadarkah kau membunuhku.
sumber : http://www.lokerseni.web.id/2013/01/puisi-persahabatan-update-januari-2013.html
Puisi TENTANG AKU & KAMU, KAWAN
TENTANG AKU & KAMU, KAWAN
Oleh Febi "bee"
Kawan,
Taukah kamu berapa lama masa yang kita lewati bersama??
Aku tak ingin tau,
Karna kamu selamanya bagiku.....
Bersamamu,
Tangisku kan terurai menjadi tawa
Dukaku kan terpecah menjadi bahagia
Dan airmata yang terlanjur jatuh....
Takan berubah menjadi nestapa
Denganmu,kepenatanku tergilas sirna
Terkadang disatu waktu,
Prasangka pernah menjauhkanmu dariku
Tapi sungguh kawan,
Amarah takkan bisa bertahan lama dikalbuku
Kusadari aku terikat jauh kedalam hatimu
Ingatkah kawan,
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang aku , kamu dan kehidupan......
sumber : http://www.lokerseni.web.id/2015/02/puisi-persahabatan.html
Oleh Febi "bee"
Kawan,
Taukah kamu berapa lama masa yang kita lewati bersama??
Aku tak ingin tau,
Karna kamu selamanya bagiku.....
Bersamamu,
Tangisku kan terurai menjadi tawa
Dukaku kan terpecah menjadi bahagia
Dan airmata yang terlanjur jatuh....
Takan berubah menjadi nestapa
Denganmu,kepenatanku tergilas sirna
Terkadang disatu waktu,
Prasangka pernah menjauhkanmu dariku
Tapi sungguh kawan,
Amarah takkan bisa bertahan lama dikalbuku
Kusadari aku terikat jauh kedalam hatimu
Ingatkah kawan,
Kita pernah duduk bersama
Melukis langit dengan impian
Tentang aku , kamu dan kehidupan......
sumber : http://www.lokerseni.web.id/2015/02/puisi-persahabatan.html
Puisi WAKTU YANG KAN MENJAWAB
WAKTU YANG KAN MENJAWAB
Oleh Alyan Altra
Masih ingatkah saat kita bersama dahulu
Mengikat tali persahabatan dengan begitu erat..
Yang mungkin tak seorangpun bisa melepasnya.
Untuk memisahkan kita semua.
Namun detik demi detik kian berlalu.
Semua telah hilang di telan zaman.
Bagaikan dedaunan yang terurai tanah.
Yang tak bisa kembali seperti semula.
Saat hati ini teringat pada kalian
Saat itu pula air mata ini keluar menetes
Saat mata ini melihat semua kenangan
Saat itu pula ku ingin bersama kalian
Apakah kita masih mampu bersama..?
Bercanda dan tertawa seperti dahulu lagi.
Namun, apakah itu hanya sebatas angin yang kian berlalu ?
Cuma waktu yang bisa menjawab itu semua.
sumber : http://www.lokerseni.web.id/2015/02/puisi-persahabatan.html
Oleh Alyan Altra
Masih ingatkah saat kita bersama dahulu
Mengikat tali persahabatan dengan begitu erat..
Yang mungkin tak seorangpun bisa melepasnya.
Untuk memisahkan kita semua.
Namun detik demi detik kian berlalu.
Semua telah hilang di telan zaman.
Bagaikan dedaunan yang terurai tanah.
Yang tak bisa kembali seperti semula.
Saat hati ini teringat pada kalian
Saat itu pula air mata ini keluar menetes
Saat mata ini melihat semua kenangan
Saat itu pula ku ingin bersama kalian
Apakah kita masih mampu bersama..?
Bercanda dan tertawa seperti dahulu lagi.
Namun, apakah itu hanya sebatas angin yang kian berlalu ?
Cuma waktu yang bisa menjawab itu semua.
sumber : http://www.lokerseni.web.id/2015/02/puisi-persahabatan.html
Arti Peribahasa Ampang Sampai Ke Seberang, Dinding Sampai Ke Langit
Ampang sampai ke seberang, dinding sampai ke langit.
Artinya: Persaudaraan yang telah putus karena persengketaan dan tak mungkin dapat baik kembali.
sumber : http://pantunseribu.blogspot.com/2014/09/peribahasa.html
sumber : http://pantunseribu.blogspot.com/2014/09/peribahasa.html
Arti Peribahasa Kalau Pandai Mencecang Akar, Mati Lalu Ke Pucuknya
Kalau pandai mencecang akar, mati lalu ke pucuknya.
Artinya: Kalau kepalanya sudah tunduk, pengikutnya/anak buahnya akan menyerah pula.
sumber : http://pantunseribu.blogspot.com/2014/09/peribahasa.html
Artinya: Kalau kepalanya sudah tunduk, pengikutnya/anak buahnya akan menyerah pula.
sumber : http://pantunseribu.blogspot.com/2014/09/peribahasa.html
Langganan:
Postingan (Atom)